Ikan Marlin – Ciri, Morfologi, Habitat, Sebaran, Jenis Dan Karakteristik
Bagi pemancing yang hobi memancing di laut, tentu tahu kalau marlin ialah salah satu ikan yang merepotkan ditaklukan. Alasannya yakni sebab ukuran dan tenaganya yang besar, serta sifatnya sangat bergairah.
Ikan marlin sungguh populer di golongan pemancing, bahkan tak sedikit yang ingin “strike” memancing ikan ini. Jenis marlin yang terkenal untuk dipancing yakni marlin biru. Saat dipancing, fenomena yang ditunggu oleh para pemancing adalah loncatan ikan ini ke permukaan air.
Marlin ialah salah satu spesies ikan dari keluarga billfish. Secara keseluruhan, setidaknya ialah 10 spesies marlin yang tersebar di seluruh perairan dunia dengan ciri masing-masing.
Ciri dan Morfologi
Sebaran ikan marlin meliputi Samudra Hindia dan Samudra Atlantik. Ciri utamanya ialah bermulut runcing dan tajam mirip pedang. Di beberapa daerah di Indonesia, ikan ini juga disebu Ikan Sori.

Berikut ini adalah ciri tubuh yang dimilikinya, antara lain:
- Warna tubuh kehijauan
- Sirip dada berpengaruh dan tidak mampu terlipat
- Sirip punggung pertama kuat dan condong tebal dengan bagian ujung membulat, ukurannya sekitar setengah badannya
- Sirip punggung kedua berada di depan sirip anal
- Sirip dorsal cukup panjang
- Sirip perut berukuran sangat pendek
- Memiliki sisik tidak garang namun bisa dilihat dengan terang
- Rahang bawahnya pendek dan ujung lazimnya melengkung
- Bermoncong tajam dengan bentuk ibarat tombak, jika tertusuk oleh moncongnya maka akan menjadikan luka cukup dalam
- Bentuk tubunya oval memanjang seperti cerutu
- Warna dagingnya putih kemerahan dan ada yang debu-abu
- Panjang tubuhnya meraih 4,5 meter atau 14,5 kaki
- Bobotnya berkisar antara 200 kg hingga 800 kg, lazimnya yang tertangkap mempunyai berat 300 hingga 400 kg
- Ukuran betina lebih besar dibanding jantan dengan perbedaan yang signifikan
Habitat dan Sebaran
Marlin hidup di perairan tropis di seluruh dunia, utamanya di kawasan Samudra Hindia dan Samudra Atlantik. Umumnya ikan ini hidup di kedalaman 400 sampai 500 meter di bawah permukaan laut. Ketika suhu perairan masbodoh, maka ikan marlin akan bermigrasi ke perairan dengan keadaan lebih hangat.
Mangsa / Makanan
Marlin termasuk ikan pemakan daging atau karnivora. Marlin menggunakan moncongnya yang tajam untuk berburu mangsa. Cumi-cumi dan ikan pelagis adalah kuliner utama ikan sori / marlin. Selain itu, ikan ini juga memangsa lumba-lumba, ikan tuna, mackerel, ikan terbang, krustasea dan ikan lainnya yang ukurannya lebih kecil.
Karakteristik
Meski ukurannya sungguh besar, ikan marlin termasuk perenang yang cepat. Kecepatan saat berenang mampu meraih 80 km/jam. Marlin mampu sungguh garang, terutama dikala tertangkap umpan pancing. Mereka akan berupaya sekuat tenaga melepaskan diri dari pancing dengan cara melompat ke permukaan air.

Lompatannya tersebut mencapai 10 hingga 20 meter. Ikan sori atau marlin yang sedang berjuang melepaskan diri ini menjadi panorama indah yang sangat ditunggu oleh para pemancing.
Marlin akan bermigrasi dari waktu ke waktu untuk mencari perairan yang lebih hangat. Ikan ini mampu melakukan migrasi hingga ratusan sampai ribuan mil. Marlin merupakan ikan yang hidup secara soliter, tetapi juga ditemukan secara berpasangan.
Marlin jarang didapatkan berkumpul dalam kelompok besar. Saat akan meningkat biak, ikan ini juga cenderung bermigrasi ke perairan yang lebih hangat.
Jenis Ikan Marlin
Marlin yang paling terkenal yakni ikan marlin putih alasannya khasiatnya yang sangat baik bagi kesehatan. Sedangkan marlin biru yaitu jenis yang menjadi favorit target para pemancing. Selain itu, ada juga jenis marlin yang lain, antara lain:
1. Marlin Hitam
Nama latin marlin hitam adalah Makaira indica. Habitat aslinya berada di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik dan menempati perairan bersuhu antara 21 hingga 30 derajat Celcius.
Seluruh tubuhnya berwarna hitam. Ikan ini mempunyai nilai jual yang tinggi. Menangkap marlin hitam yang paling aman dan tidak menghancurkan lingkungan yakni dengan cara memancing.
Tenaga marlin hitam sungguh besar lengan berkuasa, sehingga cukup sulit untuk menangkap ikan ini meski sudah terjerat. Jika kurang jago, ikan jenies marlin hitam bisa melepaskan diri dengan mudah. Marlin hitam terbesar yang pernah ditangkap berbobot 700 kg pada tahun 1953 di Peru.
2. Marlin Biru
Ikan dengan jenis marlin biru dikenal ialah jenuis perenang tercepat. Selain itu, ikan ini juga sangat garang dan ialah petarung jago. Tenaga marlin biru yang begitu besar menjadikannya seolah tidak pernah letih.
Saat berenang dengan kecepatan optimal, mereka sering melompat ke atas permukaan air. Pada ekor marlin biru terdapat sirip tajam yang ukurannya besar. Marlin biru terbesar yang pernah tertangkap mempunyai bobot mencapai 637 kg.
3. Marlin Putih
Jenis ini yaitu marlin yang paling populer dengan sebutan lain ikan layar atau sailfish. Ukurannya tidak sebesar ikan marlin lainnya, contohnya marlin putih jantan sampaumur cuma sekitar 90 kg. Sementara ukuran betinanya lebih besar, adalah meraih 300 kg.
Marlin putih terbukti bermanfaat baik bagi tubuh insan, sehingga memiliki nilai jual sangat tinggi di seluruh dunia.
Habitat aslinya ada di perairan laut Karibia, Teluk Meksiko, Laut Tengah, perairan Eropa, hingga Samudra Atlantik. Seperti pada umumnya jenis marlin yang lain, marlin putih juga melaksanakan migrasi ke daerah tropis. Selain itu, marlin putih sesekali ditemukan muncul di daerah pantai.
Komentar
Posting Komentar